Sabtu, 03 September 2022

Apakah Tidur di siang hari itu sunnah ?

 


Hadis-hadis yang menganjurkan tidur qailullah ini, diantaranya :

قِيْلُوْا فَإِنَّ الشَّيَاطِيْنَ لاَ تَقِيْلُ


“Tidurlah qailulah (tidur siang) karena setan tidaklah mengambil tidur siang.” (HR. Abu Nu’aim).

Artinya: Tidur siang (qailulah) adalah sunnah yang dapat membantu seseorang untuk melaksanakan qiyam al-lail, seperti halnya sahur hukumnya sunnah yang berfungsi untuk membantu seseorang dalam melaksanakan puasa di siang hari (Al-Ghazali, Ihya' ulum ad-Din, juz 1, hal. 338).

Sunnah tidur siang jam berapa?

dr. Zaidul Akbar menyebutkan waktu terbaik untuk tidur siang yang dicontohkan oleh Rasulullah terdapat dalam beberapa riwayat. "Ada yang menyebutkan qobliyah dhuhur atau sebelum dhuhur. Maka tidurnya misalkan dhuhur itu jam 12, tidurnya jam setengah 12. 15-30 menit maksimal gak usah lama-lama," kata dr. Zaidul Akbar.

Tidur Siang, Sunnah Rasul yang memiliki Banyak Manfaat

Tidur siang ternyata merupakan sunnah Rasul. Tidur ini disebut tidur qailulah atau di siang hari dan aktivitas tersebut selalu dilakukan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam yang sudah pasti memiliki manfaat.


Jumat, 02 September 2022

Apakah Mandi Bersama itu sunnah?


Sunnah mandi bareng sering dilupakan oleh para suami, padahal penerapan sunnah ini sangat membantu dalam menambah kasih sayang diantara suami istri sehingga semakin menghidupkan rumah tangga yang romantis.

Hukum Mandi Bersama Dalam Islam

Telah diberikan contoh oleh Nabi Muhammad SAW kepada istri-istrinya. Dalam hal ini, rumah tangga dengan pasangan halal, dalam Islam hal tersebut wajar adanya. Seperti yang terdapat pada Hadit's dan Riwayat Al-Bukhari no. 316, Al-Muslim no. 321.

Rasulullah ﷺ mandi bersama istri-istri beliau. Beliau mandi bersama Ummu Salamah (sebagaimana telah lalu penyebutannya)[1]. Beliau juga mandi bersama Aisyah sebagaimana tuturan Aisyah, “Aku dan Nabi ﷺ mandi bersama dari satu tempayan”[2].

Aisyah juga berkata,

كُنْتُ أَغْتَسِلُ أَنَا وَرَسُوْلُ اللهِ  ﷺ  مِنْ إِنَاءٍ وَاحِدٍ بَيْنِي وَبَيْنَهُ فَيُبَادِرُنِي حَتَّى أَقُوْلُ دَعْ لِيْ دَعْ لِيْ قَالَتْ وَهُمَا جُنُبَانِ

“Aku mandi bersama Rasulullah ﷺ dari satu tempayan (yang diletakan) antara kami berdua, maka Rasulullah ﷺ mendahuluiku (dalam mengambil air dari tempayan) hingga aku berkata, “Sisakan air buatku, sisakan air buatku”. Dan mereka berdua dalam keadaan junub[3]

Beliau juga mandi bareng bersama Maimunah[4]

Sunnah mandi bareng sering dilupakan oleh para suami, padahal penerapan sunnah ini sangat membantu dalam menambah kasih sayang diantara suami istri sehingga semakin menghidupkan rumah tangga yang romantis.

Faedah:

Berkata Ibnu Hajar, “Dawudi berdalil dengan hadits ini (yaitu tentang mandinya Rasulullah ﷺ bersama Aisyah) bahwasanya boleh bagi seorang pria melihat aurat istrinya dan juga sebaliknya. Dan hal ini dikuatkan lagi dengan apa yang diriwayatkan oleh Ibnu Hibban dari jalan Sulaiman bin Musa bahwasanya ia ditanya tentang seorang pria yang melihat kemaluan istrinya maka ia berkata, “Aku telah menanyakan hal ini kepada Ato’ dan ia berkata, “Aku telah bertanya kepada Aisyah (tentang hal ini) lalu Aisyah menyebutkan hadits ini”. Dan hadits ini merupakan nas (dalil yang tegas) akan bolehnya hal ini”[5]

________
Penulis: Ustadz DR. Firanda Andirja, MA
Tema: Suami Sejati (Kiat Membahagiakan Istri) – Series
________

Footnote:

[1] HR Al-Bukhari I/122 no 316, II/681 no 1828, Muslim I/243 no 296, I/256 no 324
[2] HR Al-Bukhari I/100 no 247
[3] HR Muslim I/257 no 321
[4] HR Al-Bukkhari I/101 no 250, Muslim I/256 no 322
[5] Fathul Bari I/364

Senin, 15 Agustus 2022

Amalan Sunnah Rasul Sehari-Hari

 

Rasulullah Shalallahu alaihi wa Sallam bersabda:

"Barang siapa menghidupkan salah satu sunnahku yang telah dimatikan, sesudahku (sesudah aku meninggal dunia), maka bagi orang tersebut pahala seperti pahala orang yang mengamalkannya , tanpa dikurangi sedikit pun dari pahala mereka". (HR at-Tirmidzi).

Saat ini, sebagian sunnah Rasulullah yang banyak terlupakan, baik yang berbentuk perkataan maupun perbuatan beliau.Disarikan dari berbagai sumber, berikut amalan-amalan sunnah Rasulullah bermula dari amalan sunnah ringan yang bisa dilakukan dalam keseharian kita. Di antaranya:

1. Bangun lebih awal

Hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah bangun lebih awal, yaitu sebelum waktu subuh tiba. Mungkin hal ini terasa berat jika belum terbiasa, padahal bangun pagi itu bukanlah hal yang susah.

Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam mencontohkan untuk tidak tidur terlalu malam selepas salat Isya. Sedangkan manusia normal tidak akan bisa untuk tidur terlalu lama. Dengan tidur lebih awal, Anda akan bangun lebih awal dengan sendirinya. Jadi yang harus diubah hanya kebiasaan tidur Anda. Mudah bukan?

2. Tersenyum

Salah satu sunnah yang bisa dilakukan setiap saat adalah dengan memberikan senyuman. Bagi seorang muslim, hendaknya menemui saudara sesama muslim dengan wajah yang ceria. Tapi jaga senyum Anda ketika menemui mereka yang bukan muhrim. Daripada tersenyum, akan lebih baik jika Anda menundukkan pandangan.

3. Menggunakan siwak

Salah satu benda yang tidak pernah tertinggal dan selalu dibawa Rasulullah kemanapun ia pergi adalah siwak. Benda sederhana seperti siwak ternyata mempunyai keutamaan jika digunakan untuk beribadah. Salah satu contohnya, salat 2 rokaat dengan bersiwak dianggap setara dengan salat 70 rakaat tanpa bersiwak.

Kalau dilihat dengan harga siwak yang relatif murah, mungkin Anda bisa membeli beberapa siwak untuk keperluan ibadah sehari – hari. Anda bisa menempatkan 1 di rumah, 1 di tas, dan mungkin 1 di kantor agar selalu sempat menjalani amalan ini. Jangan lupa juga untuk membaca niat sebelum bersiwak. Berikut adalah bacaan dari niatnya: “Nawaitul istiyaaka sunnatan lillahi ta’aalaa”

4. Berbicara baik atau diam

Sebagai seseorang dengan akhlak yang mulia, tidak ada satupun kata yang tak pantas keluar dari lisan Rasulullah SAW. Oleh karenanya, seorang muslim disunnahkan untuk selalu berkata baik dan atau diam ketika ada keinginan berkata buruk.

5. Tidur menghadap kanan

Salah satu sunnah yang paling mudah dilakukan adalah membiasakan cara tidur sesuai dengan apa yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Seperti yang telah dijelaskan pada hadis berikut. “Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu,” (HR Al-Bukhari No. 247 dan Muslim No. 2710)

Sunnah Rasul Malam Jum'at

 


Sebagian ulama berpendapat bahwa berhubungan intim merupakan salah satu amalan malam jumat. Hal ini cukup beralasan karena dalam hadis ada riwayat yang mengarah bahwa hubungan intim merupakan Sunah Rasul malam Jumat.

Allah memuliakan Jumat dengan banyak keberkahan di dalamnya. Di hari istimewa ini terdapat Sunnah Rasul malam Jumat yang pahalanya cukup besar. Benarkah Jima' termasuk salah satu Sunnah Rasul malam Jumat? Untuk diketahui, keutamaan Jumat diterangkan dalam Hadis berikut: "Hari terbaik saat matahari terbit adalah Jumat. Di atasnya Adam diciptakan dan di dimasukkan ke surga. Pada hari Jumat juga, Adam diusir dari Surga Firdaus. Dan Hari Kebangkitan (Kiamat) tidak akan terjadi pada hari selain Jumat." (HR Muslim) Adapun amalan sunnah Rasul malam Jumat yang masyhur di antaranya: membaca Surat Al-Kahfi, bersholawat atas Nabi, membaca Surat As-Sajdah dan Surat Al-Insan ketika sholat Subuh. Kemudian, ada yang membaca Surat Yasin, memperbanyak doa, mengeluarkan sedekah, mandi bersih di pagi hari dan bersegera menunaikan sholat Jumat. Lalu bagaimana dengan jima' di malam Jumat? Dalam syariat Islam, jima' atau hubungan badan suami istri adalah ibadah bernilai sedekah dan diganjar pahala bagi yang mengerjakannya. Dari Abu Dzar Al-Ghifari, Rasulullah bersabda: "Hubungan badan antara kalian (dengan istri atau hamba sahaya kalian) adalah sedekah. Para sahabat bertanya pada Rasulullah. 'Wahai Rasulullah, apakah dengan kami mendatangi istri kami dengan syahwat itu mendapatkan pahala?' Beliau menjawab, 'Bukankah jika kalian bersetubuh pada yang haram, kalian mendapatkan dosa. Oleh karenanya jika kalian bersetubuh pada yang halal, tentu kalian akan mendapatkan pahala." (HR Muslim) Dalam Kitab Qurrotul 'Uyun karya Syekh Muhammad at-Tahami Ibnu Madani yang kemudian disyarah oleh Ibnu Yamun menjelaskan keutamaan waktu berjima'. Ibnu Yamun mengatakan bahwa diperbolehkan melakukan jima' di setiap waktu, baik malam maupun siang sebagaimana firman Allah berikut: "Istri-istrimu adalah (seperti) tanah tempat kamu bercocok tanam, maka datangilah tanah tempat bercocok tanam itu bagaimana saja kamu kehendaki." (QS Al-Baqarah: 223) Akan tetapi, jima' dengan istri di awal malam itu lebih utama. Kemudian Ibnu Yamun menjelaskan malam-malam yang disunahkan untuk berjima' yaitu malam Jumat dan malam Senin karena di dalamnya ada keutamaan yang tak diragukan. Jima' di malam Jumat dianjurkan karena malam Jumat adalah malam paling utama dalam satu minggu. Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Semoga Allah memberi rahmat kepada orang yang ia menyebabkan orang lain mandi wajib dan ia pun mandi wajib".

https://sin.do/u/ios

SUNNAH RASULULLAH

SUNNAH RASULULLAH SEHARI-HARI



Salah satu bentuk bahwa kita adalah umat Nabi Muhammad Shallallahu'alaihi wa Sallam yang mencintainya yaitu dengan menjalankan sunnah-sunnah yang telah beliau ajarkan kepada kita.


DAFTAR ISI:

  • Bab 1: Sunnah-Sunnah Yang Ditetapkan Waktunya
    • Pertama, Waktu sebelum Fajar
      • Bagian Pertama
        1. Menggosok gigi dengan siwak
        2. membaca zikir bangun tidur
        3. Mengusap kedua matanya
        4. menatap langit
        5. Membaca sepuluh ayat terakhir surat Ali Imran
        6. Mencuci kedua tangan tiga kali
        7. Istinsyaq (menghirup air dengan hidu) dan istinstar (membuang air dari hidung) sebanyak tiga kali
        8. Wudhu
      • Bagian Kedua
        1. Disunnahkan untuk melaksanakan shalat malam pada waktu yang utama
        2. Disunnahkan melaksanakan shalat 11 rakaat
        3. Disunnahkan memulai shalat malam dengan dua rakaat ringan
        4. Disunnahkan membaca doa iftitah yang terdapat dalam hadit-hadits untuk shalat malam
        5. Disunnahkan untuk memperlama berdiri, rukuk dan sujud sehingga rukun-rukun perbuatan dalam shalat waktunya sama
        6. Melaksanakan sunnah-sunnah dalam bacan
        7. Disunnahkan salam pada setiap dua rakaat
        8. Disunnahkan membaca surat tertentu pada 3 rakaat terakhir
        9. Disunnahkan melakukan qunut sewaktu-waktu
        10. Berdoa pada sepertiga malam terakhir
        11. Disunnahkan setelah salam dari shalat witir untuk mengucapkan, Subhaanal malikil quddus, tiga kali dan suara diangkat pada kali yang ketiga
        12. Disunnahkan membangunkan keluarga untuk melaksanakan qiyamul lail
        13. Disunnahkan shalat malam dengan cara yang paling nyaman untuk memperoleh kekhusukannya
        14. Disunnahkan bagi orang yang terlewat qiyamulail untuk melakukannya pada siang hari dengan jumlah rakaat yang genap
    • Kedua, Waktu Fajar
      1. Adzan
      2. Shalat sunnah dajar
      3. Yang lebih utama, melaksanakan shalat sunnah rawatib di rumah
      4. Sunnah-sunnah rawatib yang sangat ditekankan (muakkadah
      5. Berangkat ke masjid
      6. Sunnah-sunnah dalam shalat
      7. Dzikir Pagi Dan Petang
    • Ketiga, Waktu Dhuha
    • Keempat, Waktu Zuhur
      1. Shalat qabliyah dan ba'diyah zuhur
      2. Disunnahkan memperlama rakaat kesatu dalam shalat zuhur
      3. Qailulah
    • Kelima, Waktu Ashar
      1. Dzikir pagi dan petang
      2. Waktu dzikir petang
    • Keenam, Waktu Maghrib
      1. Disunnahkan menahan anak-anak (keluar rumah) pada awal magrib
      2. Disunnahkan menutup pintu-pintu pada awal magrib dan menyebut nama Allah Subhanahu wa Ta'ala
      3. Shalat dua rakaat sebelum magrib
    • Ketujuh, Waktu Isya
      1. Dimakruhkan untuk berbincang-bincang serta berkumpul setelahnya
      2. Yang Afdhal dalam shalat isya adalah diakhirkan, jika hal itu tidak memberatkan para makmum
    • Sunnah-sunnah dalam masalah mimpi
    • Sunnah-sunnah tidur
  • Bab 2: Sunnah-Sunnah Yang Tidak Berwaktu
    1. Sunnah-sunnah dalam makanan
    2. Makan makanan yang terdekat
    3. Mengambil makanan yang terjatuh, memberishkannya, lalu memakannya
    4. Menjilati jari-jari
    5. Tidak menyisahkan makanan yang ada di piring sedikit pun
    6. Makanan dengan tiga jari
    7. Bernafas tiga kali di luar tempat umum
    8. Memuji Allah Subhanahu wa Ta'ala (mengucapkan hamdalah) setelah makan
    9. Berkumpul dalam menyantap makanan
    10. Memuji makanan jika terasa lezat
    11. Berdoa untuk pemilik makanan
    12. Disunnahkan untuk memberi minum kepada orang yang ada di samping kanan sebelum yang ada disamping kirinya
    13. Orang yang memberi minum adalah yang terakhir minum
    14. Menutup wadah air dan menyebut nama Allah tatakalah datang malam
  • Sunnah-Sunnah Dalam Salam Perjumpaan Dan Berkumpul
    1. Disunnahkan untuk mengucapkan salam
    2. Sunnah mengulang salam tiga kali jika diperlukan
    3. Disunnahkan mengucapkan salam kepada orang yang anda kenal dan tidak
    4. Disunnahkan untuk memulai salam orang yang terdapat dalam sunnah berikut
    5. Disunnahkan mengucapkan salam kepada anak-anak
    6. Disunnahkan untuk mengucapkan salam ketika masuk rumah
    7. Disunnahkan menitipkan salam
    8. Salam ketika memasuki majlis dan ketika pergi meninggalkannya
    9. Disunnahkan berjabat tangan sambil mengucapkan salam ketika bertamu
    10. Disunnahkan tersenyum dan menunjukkan wajah yang ceria ketika bertemu
    11. Disunnahkan berkata-kata baik, dan ia termasuk shadaqah
    12. Disunnahkan berdzikir kepada Allah dalam majlis
    13. Disunnahkan untuk menutup majlis dengan kafaratul majlis
  • Sunnah-Sunnah Dalam Berpakaian Dan Berhias
    1. Disunnahkan mengenakan pakaian putih
    2. Disunnahkan mengenakan parfum (wangi-wangian)
    3. Minyak wangi yang paling baik adalah misk
  • Sunnah-Sunnah Dalam bersin Dan Menguap
    1. Disunnahkan bagi orang-orang yang bersin mengucapkan Alhamdulillah
    2. Disunnahkan untuk tidak menjawab orang yang bersin jika ia tidak mengucapkan Alhamdulillah
    3. Disunnahkan atau menutupnya dengan tangan
  • Sunnah Sehari-Hari Yang Lain
    1. Membaca dzikir masuk WC dan Keluar WC
    2. Disunnahkan menuliskan wasiat
    3. Ramah dan lembut dalam berjual beli
    4. Shalat dua rakaat setelah wudhu
    5. Menunggu shalat
    6. Bersiwak
    7. Memperbaharui wudhu setiap kali hendak shalat
    8. Berdoa
    9. Dzikir dapat menghidupkan hati

Minggu, 14 Agustus 2022

Pengertian Sunnah


Sunnah adalah sumber hukum islam yang utama setelah Al-Quran. Dalam agama Islam, sunnah lebih mengacu pada tindakan, sikap, ucapan, serta cara Nabi Muhammad SAW menjalani hidupnya. Dengan kata lain, sunnah merupakan garis perjuangan yang dilaksanakan oleh Nabi Muhammad SAW.

Apakah Tidur di siang hari itu sunnah ?

  Hadis-hadis yang menganjurkan  tidur qailullah   ini, diantaranya : قِيْلُوْا فَإِنَّ الشَّيَاطِيْنَ لاَ تَقِيْلُ “Tidurlah qailulah (tidu...